SIAPA KAMI

SIAPA KAMI?

 

Kami adalah sebuah platform yang memperkenalkan isu disabilitas kepada masyarakat agar disabilitas dan masyarakat non disabilitas dapat saling berinteraksi dan berkolaborasi untuk berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Platform ini juga ingin berproses agar kita semua mempunyai sikap yang inklusif melalui Tagline #InklusiDariDiriSendiri

 

LATAR BELAKANG

 

 

kurangnya sosialisasi kompetensi disabilitas menyebabkan disabilitas sulit mengakses pendidikan. Jumlah penyandang disabilitas dunia menurut World Health Organization (WHO) mencapai 15 persen dari total jumlah penduduk dunia. Sementara di Indonesia menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas BPS) 2018 terdapat 14,2 persen penduduk Indonesia atau 30,38 juta jiwa yang menyandang disabilitas. Data terbaru dari kajian terhadap indikator kesejahteraan rakyat yang dipublikasikan BPS pada tahun 2020, menunjukan masih terjadi kesenjangan pendidikan antara penyandang disabilitas dan non-disabilitas. Ketimpangan terjadi semakin dalam seiring dengan semakin tingginya jenjang pendidikan. Tahun 2019, persentase anak 16-18 tahun baik disabilitas maupun non disabilitas yang mengikuti pendidikan SMA/sederajat mencapai 72,36 persen. Namun hanya sekitar 43,61 persen anak penyandang disabilitas mempunyai peluang sampai kejenjang pendidikan ini.

Dengan adanya media untuk mensosialisasikan disabilitas, masyarakat dapat mengetahui kompetensi disabilitas, sehingga mereka akan lebih mudah mengakses pendidikan.